Ole Romeny menggandakan skor 15 menit kemudian. Penyelesaian dinginnya berhasil membawa Timnas Indonesia unggul 2-0 saat jeda turun minum.

Di paruh kedua, Ragnar Oratmangoen mengunci kemenangan Timnas Indonesia lewat golnya. Skor 3-0 pun bertahan hingga duel berakhir di Jakarta.

Selagi berpesta mencetak gol, lini pertahanan Timnas Indonesia tetap aman karena Emil Audero. Sang penjaga gawang berusia 29 tahun sukses melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

Salah satu di antaranya adalah pada menit ke-36, ketika menghentikan tendangan penalti Hatem Sultan.

Emil Audero membaca arah tembakan pemain Oman dengan sempurna, dan sukses menjaga gawangnya tetap bersih alias clean sheet hingga akhir.

Penampilan gemilang Audero bukanlah hal yang mengherankan. Sang kiper keturunan Italia itu telah tampil memukau selama membela Cremonese di Liga Italia musim ini.

Audero merupakan kiper dengan penyelamatan terbanyak di Liga Italia musim ini dengan total 125 penyelamatan.

Dia juga sukses mencatatkan 11 clean sheet dari total 34 laga di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, musim ini.

Namun, masa depan Audero dipertanyakan karena Cremonese terdegradasi ke Serie B. Mereka tidak akan mengaktifkan opsi untuk mempermanenkan Audero dari Como pada musim panas ini.

Media-media Italia telah menyadari hal tersebut. Untuk saat ini, Audero akan dikembalikan ke Como selaku klub pemiliknya.

Namun demikian, dia terancam untuk hanya menjadi kiper cadangan di sana. Walau begitu, media Italia Calcio Cremonese memperkirakan bahwa Audero bisa dipinjamkan ke klub Serie A lain, pada musim panas nanti.

"Di antara banyak pergerakan yang akan menjadi ciri musim panas Cremonese, pergerakan mengenai penjaga gawang tampaknya sudah jelas. Emil Audero tidak akan melanjutkan petualangannya bersama klub dan akan kembali ke Como, tempat ia saat ini memegang hak klub," tulis media Calcio Cremonese.