Sapi Putih Jadi Favorit Warga HST untuk Kurban Idul Adha 2026

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan mayoritas baik. Memang ada beberapa ternak yang kelelahan setelah perjalanan karena didatangkan dari luar daerah, tetapi sudah dilakukan penanganan,” katanya.

Bayu menambahkan, saat pelaksanaan penyembelihan kurban nanti petugas juga akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.

Antemortem itu pemeriksaan fisik hewan sebelum disembelih, sedangkan postmortem pemeriksaan karkas atau daging dan organ dalam setelah disembelih,” jelasnya.

Menurut Bayu, hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban yang diperiksa.

“Kalau yang mengarah ke PMK, sementara ini alhamdulillah tidak ada,” tambahnya.

Ia mengatakan HST selama ini juga dikenal sebagai salah satu daerah pemasok hewan kurban untuk sejumlah wilayah lain di Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Dinas Pertanian HST pun mengimbau masyarakat lebih teliti saat memilih hewan kurban dengan memastikan ternak dalam kondisi sehat, aktif, cukup umur, dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu