Dalam sambutannya, Gusti Rosyadi Elmi menegaskan Training Center bukan sekadar ajang persiapan lomba, namun juga menjadi sarana mendekatkan peserta dengan Al-Quran.
“Para qari-qariah dan hafiz-hafizah harus terus berinteraksi dengan Al-Quran setiap hari layaknya sahabat sejati yang tidak terpisahkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya berorientasi menjadi juara, melainkan menunjukkan kesungguhan dalam berlatih dan tanggung jawab selama mengikuti pembinaan.
Menariknya, pada kesempatan tersebut Gusti Rosyadi Elmi turut memberikan pelatihan langsung kepada peserta cabang tahfiz, mulai dari golongan 1 juz hingga 30 juz.
Menurutnya, LPTQ memiliki peran penting sebagai sarana syiar Islam agar masyarakat semakin dekat dan mencintai Al-Quran.
“Harapannya masyarakat semakin dekat dengan Al-Quran, semakin suka, semakin cinta, sehingga terbiasa membaca Al-Quran setiap hari, dan akrab dengan Al-Quran,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, kafilah MTQ Hulu Sungai Tengah diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik pada ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/Adew)







