WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Polres Banjar masih mendalami motif pelaku penganiayaan yang menyerang tiga orang di Desa Pakutik RT 001, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, pada Selasa (19/5/2026) lalu.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra mengatakan pelaku berinisial L (41) saat ini masih belum stabil sehingga penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan secara maksimal.

"Untuk saat ini kita masih mendalami motif pelaku seperti apa karena sampai saat ini pelaku masih kelihatan seperti linglung, jadi kita tidak bisa terlalu banyak mengintrogasinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

"Ya benar, terjadi kekerasan di situ yang menyebabkan tiga orang terluka, satu orang meninggal, satu kritis dan satu luka berat," ungkapnya.

BACA JUGA: Pelaku Penganiayaan di Sungai Pinang Banjar Mengaku Mendengar Bisikan Gaib Saat Menyerang Korban

BACA JUGA: Anak Aniaya Ayah Kandung di Sungai Pinang Banjar, ini Kronologinya

Ia juga menambahkan, pelaku langsung diamankan ke Polres Banjar pada malam hari usai kejadian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di sisi lain, polisi juga belum dapat memastikan kondisi kejiwaan pelaku karena pemeriksaan psikologis hingga kini belum dilakukan.

"Sementara belum bisa kita pastikan ODGJ atau tidak karena kita belum melakukan pemeriksaan psikologi," tandasnya.

Sebelumnya, penganiayaan terjadi sekitar pukul 08.15 Wita saat pelaku menyerang tiga korban menggunakan sebilah parang.

Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri sebelum berhasil diamankan aparat kepolisian bersama warga setempat. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu