Sebelumnya, tim BPBD dan Damkar HST bersama unsur gabungan telah melakukan pencarian sejak Sabtu (16/5/2026) malam.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 21.15 Wita dan melakukan assessment bersama aparat desa, relawan, serta warga setempat.
Namun hingga pukul 23.15 Wita, tubuh korban masih belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan sementara karena kondisi malam hari, dan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam saat mengangkat perangkap ikan jenis ayunan di sungai pada Sabtu siang.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 14.00 Wita korban masih terlihat berada di dalam sungai sambil mencungkil atau mengangkat perangkap ikan yang penuh lumpur.
Sekitar pukul 14.30 Wita, korban juga masih terlihat berada di dalam air dengan ketinggian air mencapai dada hingga bahu, sebelum akhirnya tidak terlihat lagi dan tidak kembali ke rumah.
Sekitar pukul 18.00 Wita, pihak keluarga melakukan pencarian dan hanya menemukan sendal serta rokok milik korban, yang tertinggal di lanting atau jamban sungai.
Proses pencarian melibatkan BPBD dan Damkar HST, TNI, Polri, Tagana HST, Balakar 654 Murakata, pemerintah desa, relawan gabungan, serta warga setempat. (wartabanjar.com/Adew)







