Selain itu, Kabupaten HST sebelumnya juga mendapat bantuan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti meskipun baru terealisasi sebagian dan kini pengerjaannya telah selesai.
Dalam audiensi itu, Pemerintah Kabupaten HST kembali mengusulkan lanjutan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti beserta jembatannya.
Selain pembangunan jalan, Pemkab HST juga mengajukan pembangunan folder Selian yang dinilai penting untuk pengendalian banjir sekaligus mendukung pembukaan dan pengembangan lahan pertanian baru.
Selanjutnya terkait Bendung Batang Alai, Bupati Samsul Rizal menjelaskan pembangunan saluran sekunder saat ini masih terkendala proses pembebasan lahan yang terus berjalan.
“Apabila pembangunan saluran sekunder tersebut dapat dilaksanakan, maka diperkirakan mampu mengairi sekitar seperempat lahan pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan cakupan mencapai 25.771 hektare,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten HST juga mengusulkan pembangunan ruas jalan Sungai Buluh-Mantaas yang nantinya membuka konektivitas menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Samsul Rizal turut menyampaikan kondisi Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai yang saat ini mengalami pendangkalan.
Menurutnya, pengerukan sungai sangat diperlukan karena dapat membantu upaya pengendalian dan penanggulangan banjir di wilayah Hulu Sungai Tengah.
“Kalau dilakukan pengerukan sungai tentu sangat membantu dalam pengendalian dan penanggulangan banjir di Hulu Sungai Tengah,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew/*)
Editor Restu







