Warga Banjar di Jabodetabek Diminta Jangan Bacakut Papadaan

Paman Birin dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa perjalanan organisasi kerukunan ini penuh dengan dinamika dan tantangan. Sejak memimpin tahun 2023, dia telah terbentuk 25 Pengurus Wilayah di Indonesia dan Pengurus Luar Negeri.

Lebih jauh Paman Birin menegaskan, KBB adalah rumah besar bagi seluruh urang Banjar lintas generasi, berkumpul dalam suasana kekeluargaan, tentu saja sebagaimana diingatkan Pangeran Antasari “JANGAN BACAKUT PAPADAAN”.

“Jangan sampai urang Banjar dipandang sebelah mata. Kita memiliki potensi besar, sumber daya manusia yang luar biasa, serta semangat gotong royong yang kuat semangat. Waja Sampai Ka Puting. Tinggal bagaimana kita mampu menyatukan energi itu menjadi kekuatan bersama,” tegasnya.

Kerukunan Bubuhan Banjar Sadunia harus menjadi rumah besar yang mempersatukan, menguatkan, dan membuka jalan bagi generasi Banjar masa depan agar lebih percaya diri menatap dunia.

Ia ingin anak cucu kelak tidak hanya dikenal sebagai perantau, tetapi juga sebagai pemimpin, ulama, akademisi, pengusaha, diplomat, dan tokoh-tokoh yang memberi manfaat luas bagi bangsa dan dunia.

“Marilah kita Bubuhan Banjar Bergerak bersama untuk Menjemput Dunia,” tegas mantan gubernur dua periode itu.

Acara halal bihalal yang juga dikreasikan dengan berbagai sajian kuliner tradisional khas Banjar, Paman Birin memberikan puluhan kotak wadai Bingka untuk dinikmati para tamu, yang menambah suasana kekeluargaan dan nostalgia kampung halaman.

Dari rangkaian acara halal bihalal yang diselenggarakan Pengurus Wilayah KBB Jabodetabek tahun ini, juga disampaikan aspirasi mengenai pembangunan Alkah untuk warga Banjar yang telah menelan anggaran sebesar Rp 7 miliar, dan masih dibutuhkan sekitar Rp 3 miliar untuk penyelesaian pembangunannya. (Wartabanjar.com/*)