KH Husin Nafarin tercatat telah menempuh pendidikan di Islamic University, Islamabad, Pakistan (1987), Punjab University, Lahore Pakistan (1984), Al-Azhar University (1973) Kairo, Mesir, I IAIN Antasari Banjarmasin (1969).
Sebelum kuliah di perguruab tinggia, di menempuh Pendidikan di Normal Islam Putra Rakha Amuntai (1962-1966), PGA Al-Hasaniyah Layap, Paringin (1959-1962), dan Sekolah Rakyat Nasional (setingkat SD) Kalahiang (1959).
Hingga akhir hayatnya, Husin tercatat sebagai Ketua Umum MUI Kalimantan Selatan. Dia juga menjadi Direktur STAI Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) di Amuntai.
Perjalanan karir KH Husin dimulai dengan mengajar sebagai guru di Normal Islam Putra Rakha pada 1968-1972, Pegawai Musim Haji KBRI Jeddah tahun 1975, 1977, dan 1978, Pegawai KBRI Jeddah (Local Staff) pada bagian Tata Usaha dan kemudian Politik tahun 1978-1983.
Dia juga tercatat sebagai dosen STAI Al Jami Banjarmasin sejak 1987 dan terakhir dengan pangkat Pembina Tk I (IV/b) dan jabatan sebagai Lektor Kepala Madya.
Husin juga menjadi dosen Luar Biasa pada IAIN Antasari Banjarmasin, dan mengajar Tarjamah pada Fakultas Tarbiyah, dan mengajar Fiqih pada Fakultas Syariah Al-Falah Banjarbaru.
Karir nonformalnya adalag guru dan penceramah aktif di berbagai pertemuan keagamaan, termasuk di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







