WARTABANJAR.COM, BARABAI – Persaingan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Tahun 2026 memasuki tahap penentuan. Tiga desa terbaik kini bersaing memperebutkan posisi juara, melalui sesi pemaparan di hadapan tim penilai, Selasa (5/5/2026).

Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), ketiga desa yang masuk tiga besar yakni Desa Buluan (Kecamatan Pandawan), Desa Kahakan (Kecamatan Batu Benawa), dan Desa Paya (Kecamatan Batang Alai Selatan), menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah mereka lakukan.

Kepala Dinas PMD melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa Dinas PMD HST, Syarief Hidayat, menyampaikan tahapan ini menjadi momen penting untuk menilai secara langsung kesiapan desa dalam mewakili daerah ke tingkat selanjutnya.

“Melalui pemaparan ini, kami ingin melihat inovasi dan capaian pembangunan desa benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Proses penilaian dilakukan oleh tim lintas sektor yang terdiri dari berbagai instansi, mulai dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Dinas Pendidikan, hingga Tim Penggerak PKK Kabupaten HST.

Kehadiran tim penilai ini bertujuan untuk memvalidasi data sekaligus menggali informasi langsung terkait perkembangan desa dari para pemangku kebijakan di tingkat desa.

“Penilaian ini juga menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi di lapangan,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing pembakal didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Desa, serta perangkat desa mempresentasikan potensi dan kemajuan wilayahnya.

Berbagai aspek menjadi fokus penilaian, mulai dari inovasi unggulan desa, capaian di bidang pendidikan dan kesehatan, hingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Tak hanya soal administrasi, desa-desa peserta juga dituntut mampu menunjukkan bukti nyata pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Persaingan pun berlangsung ketat, mengingat ketiga desa memiliki keunggulan dan karakteristik masing-masing yang menjadi nilai tambah dalam penilaian.

Tahapan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi perkembangan desa, untuk menentukan perwakilan terbaik Kabupaten Hulu Sungai Tengah di ajang selanjutnya.