Distribusi Solar di HST Diatur 3 Zona, 536 Sopir Dibekali Kartu untuk Atasi Antrean SPBU

Perwakilan SPBU di HST, Manajer SPBU Mandingin, Purwadi, menyatakan pihaknya mendukung pengaturan tersebut mengingat keterbatasan pasokan solar di lapangan. Rata-rata ketersediaan solar di SPBU sekitar 8.000 liter per hari.

“Dengan jumlah sopir yang banyak, jika dibagi rata, setiap sopir hanya mendapatkan sekitar 40 liter per hari, meskipun batas maksimal pengisian per barcode bisa mencapai 75 hingga 80 liter,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Sopir Truk Kabupaten Barabai (PSTKB) HST, Yayan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan mekanisme pendataan untuk menghindari penumpukan antrean.

“Kami akan mendata terlebih dahulu melalui grup siapa saja yang bisa mengisi dan siapa yang tidak, sehingga tidak semua datang bersamaan. Dari situ baru dibagi agar lebih merata,” ujarnya.

Terkait sopir dari luar daerah atau provinsi yang belum terdata, Yayan menyebut tetap dapat melakukan pengisian dengan mekanisme koordinasi.

“Jika ada sopir dari luar daerah yang mengalami kendala, bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan ketua atau koordinator wilayah di SPBU setempat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penertiban distribusi, para sopir nantinya juga akan dibekali kartu tanda anggota serta stiker sesuai zona masing-masing untuk memudahkan identifikasi di lapangan.

Yayan juga berharap adanya dukungan dari aparat keamanan agar distribusi berjalan lancar dan terhindar dari potensi gangguan.

Kepala Dinas Perdagangan HST melalui Kabid Pasar, Aris Waluyo, berharap hasil pengaturan ini dapat membawa dampak positif di lapangan.

“Kami berharap dengan adanya pengaturan ini, proses pengisian dapat berjalan lebih tertib. Para sopir juga diimbau menjaga ketertiban agar aktivitas masyarakat dan pedagang di sekitar SPBU tidak terganggu,” ujarnya.

Dari sisi pengamanan, Polres Hulu Sungai Tengah, Kodim 1002/HST, Dinas Perhubungan HST, dan Satpol PP HST siap mengawal pelaksanaan distribusi sesuai jadwal.

Kapolres HST, melalui Kasat Intelkam Polres HST, Iptu Rudini, menegaskan pihaknya siap menjaga situasi tetap kondusif.

“Jika jadwal sudah ditetapkan, tolong disampaikan kepada kami agar dapat dilakukan pengamanan. Kami juga mengimbau agar tidak terjadi keributan di lapangan dan semua pihak mengikuti kesepakatan yang telah dibuat,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu