Edukasi dan Harapan Masyarakat
Di samping pemasangan replika, kepolisian juga terus menggencarkan imbauan agar pengendara tidak mengabaikan rambu-rambu dan menghindari aksi kebut-kebutan.
Fokus utama tetap pada keselamatan nyawa di atas segalanya.
Upaya ini disambut baik oleh warga lokal.
Kehadiran replika tersebut dianggap sebagai solusi kreatif di tengah terbatasnya jumlah personel untuk berjaga selama 24 jam di jalur rawan.
Warga berharap keberadaan “mobil patroli” ini benar-benar mampu menyadarkan para sopir dan pengendara motor yang kerap lalai saat melintasi jalur antar-kota tersebut. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







