Dalam pelaksanaannya, workshop ini juga menjadi ruang koordinasi antara berbagai pihak, mulai dari pembina data, wali data, produsen data hingga operator Satu Data di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar, serta perangkat daerah terkait.
Ali menambahkan, seluruh perangkat daerah didorong untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi agar data yang dihasilkan lebih sinkron.
“Melalui kegiatan ini diharapkan penyelenggaraan statistik sektoral dan implementasi Satu Data di Kabupaten Banjar dapat semakin meningkat dan terintegrasi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan/*)
Editor Restu













