Sementara Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menilai Bhayangkara FC menunjukkan peningkatan performa signifikan, terutama pada paruh kedua musim.
“Pertandingan yang sulit. Bhayangkara saat ini berada di posisi empat. Di paruh kedua musim, mereka adalah salah satu tim terbaik,” ujarnya.
Pelatih asal Kroasia tersebut menyinggung berftambahnya daya serang Bhayangkara FC dengan datangnya sejumlah pemain asing baru.
Selain kuatnya daya serang juga memiliki organisasi permainan yang solid.
“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang bagus untuk para suporter dan tentu saja saya berharap kami bisa mendapatkan hasil positif,” ucapnya.
Di kubu, bermain sebagai tuan rumah menjadi kekuatan tambahan Bhayangkara FC.
Tim yang diarsiteki Paul Munster ini memiliki keinginan kuat untuk melakukan balas dendam atas kekalahan di putaran pertama liga 1 Super League.
Saat itu, The Guardians (julukan Bhayangkara FC) kalah 0-2 oleh brace gol striker Persib, Ramon Ranque.
“Ini adalah pertandingan besar, pertandingan penting bagi kami. Persib, kita tahu, adalah tim terkuat di liga saat ini. Jadi kami benar-benar harus fokus 100 persen dan siap untuk pertandingan tersebut,” kata Paul Munster.
Namun, dalam dua laga terakhir, Bhayangkara FC mengalami kekalahan dari tim papan bawah klasemen, Persijap Jepara dan Persis Solo.
Karena itu, Paul Munster mengaku selain menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Persib, juga membenahi memntal pemain.
“Kami menyadari kekuatan Persib. Kami sudah menganalisanya dan telah melakukan banyak hal di sesi latihan. Jadi yang terpenting adalah para pemain bisa memahami dan siap untuk pertandingan melawan Persib,” ucapnya. (Wartabanjar.com/dwisud)
Editor: andi akbar







