Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menilai peringatan May Day kali ini mencerminkan suasana yang damai dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial yang digelar diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya para buruh, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Peringatan ini berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara buruh, pemerintah, dan aparat,” ungkapnya.
Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kalsel, Sadin Sasau, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan aspirasi buruh terkait sistem outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja.
“Kami berharap sistem outsourcing dapat dihapuskan karena menimbulkan ketidakpastian kerja, upah rendah, serta minim jaminan sosial. Buruh juga rentan terkena PHK tanpa pesangon,” pungkasnya. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor Restu







