Selain itu, durasi rehabilitasi juga ditentukan berdasarkan kondisi masing-masing pengguna.
“Ada yang tiga bulan, ada yang enam bulan, tergantung tingkat keparahan. Ada juga yang cukup rawat jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, fasilitas rehabilitasi tersedia di berbagai lokasi, baik milik pemerintah maupun swasta.
“BNN memiliki pusat rehabilitasi di Tanah Merah Kalimantan Timur, Badoka di Makassar, hingga Lido di Bogor,” paparnya.
”Yang penting masyarakat memahami bahwa semua harus melalui asesmen agar penanganannya tepat,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu







