Dedi mengungkapkan pembicaraan tentang bonus terjadi saat pertemuannya bersama Maruarar dan top management Persib Bandung.
Di situ, top management Persib mengungkapkan tantangan untuk hattrick juara sangat berat.
Mendengar itu, secara spontan Maruarar menyatakan akan membantu memberi bonus pada setiap pertandingan di kandang lawan.
Saat itu, Persib masih menyisakan tujuh laga yang 5 di antaranya laga tandang.
“Dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp 5 miliar untuk 5 pertandingan. Dan pada saat itu saya menanyakan, bolehkah itu? Menurut peraturan ketentuan melanggar atau tidak? Top management mengatakan tidak ada pelanggaran,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi juga mengungkapkan Maruarar sempat meminta informasi tersebut tidak dipublikasikan.
Namun, ia memilih untuk menyampaikannya kepada publik dengan alasan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan agar masyarakat mengetahui aliran dukungan yang diberikan.
“Dan saya menanyakan kepada top management-nya, dibolehkan menurut aturan kalau itu di-publish? Dia katakan boleh. Saya tiga kali menanyakan boleh gak kalau itu di-publish. Dia nyatakan boleh,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak semua pihak untuk tidak lagi memperpanjang polemik terkait bonus tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya. Semangat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial. Haturnuhun!” tutur Dedi Mulyadi. (wartabanjar.com/dwisud)
Editor: andi akbar







