“Komunikasi yang sehat, saling mendukung, serta kesiapan mental sangat berpengaruh dalam menciptakan keluarga berkualitas,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai program strategis yang melibatkan lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan, penyuluh, hingga masyarakat.
“Kita ingin anak-anak di HST tumbuh sehat, memiliki kecerdasan optimal, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, para calon pengantin diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik terkait perencanaan keluarga, sehingga mampu membangun rumah tangga yang sehat, harmonis, dan sejahtera. (wartabanjar.com/Adew/*)
Editor: Yayu







