Lebih lanjut, Sya’bani menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan pemenuhan hak dasar masyarakat.
Infrastruktur jalan, kata dia, menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas hidup serta membuka peluang ekonomi lokal.
“Ini adalah kewajiban bersama. Eksekutif dan legislatif harus bersinergi memfasilitasi kebutuhan dasar masyarakat agar kesejahteraan mereka bisa meningkat,” tegasnya.
Dengan turun langsung ke lapangan, ia berharap proses perencanaan hingga penganggaran dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Hasil pemantauan ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam pembahasan perubahan anggaran pertengahan tahun 2026.
Sya’bani juga berharap program peningkatan jalan yang direncanakan benar-benar mampu mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tanah Bumbu, tanpa terkecuali.
“Pengawasan langsung ini bagian dari upaya kita agar anggaran yang disusun nanti benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mewujudkan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Haidar/*)
Editor Restu







