WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Memasuki masa panen, petani di Kabupaten Tabalong berhasil memanen dua jenis padi, yakni padi unggul di lahan persawahan dan padi lokal unggul di wilayah pegunungan.
Panen padi lokal unggul atau yang dikenal sebagai padi gogo berlangsung di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, serta Desa Saradang, Kecamatan Haruai.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong, Fahrul Raji, mengatakan hasil panen padi gogo di Desa Saradang mencapai kisaran 2,28 ton per hektare.
“Memang jika dibandingkan dengan padi unggul di sawah yang masa tanamnya sekitar tiga bulan, hasilnya cukup berbeda,” ujar Fahrul Raji pada wartabanjar.com di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).
Meski demikian, ia menjelaskan padi lokal unggul tetap dibudidayakan karena memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat.
Selain digemari, padi gogo juga sudah menjadi bagian dari tradisi petani setempat.







