Doohan Ingatkan: Persaingan Juara MotoGP 2026 Masih Panjang

WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Legenda MotoGP Mick Doohan menilai masih terlalu dini untuk membicarakan peluang juara dunia MotoGP 2026. Meski Aprilia mendominasi tiga seri awal lewat Marco Bezzecchi, Doohan menekankan bahwa peta persaingan baru akan terlihat jelas saat tur Eropa dimulai.

Aprilia tampil luar biasa pada tiga seri pembuka MotoGP 2026. Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih kemenangan di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat. Catatan ini membuatnya kokoh di puncak klasemen dengan 81 poin, unggul 36 poin dari Marc Marquez yang berada di posisi kedua. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan langkah maju Aprilia dalam persaingan kelas utama.

Ducati Belum Menemukan Ritme

Berbeda dengan Aprilia, Ducati justru kesulitan meraih hasil maksimal. Hingga tiga seri awal, pabrikan asal Borgo Panigale belum mencatat kemenangan. Hasil terbaik hanya podium ketiga Fabio Di Giannantonio di MotoGP Brasil. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah pengembangan motor Ducati, terutama karena tim satelit VR46 terlihat lebih kompetitif.

Pandangan Mick Doohan

Juara dunia lima kali, Mick Doohan, menilai bahwa hasil tiga seri awal belum cukup untuk memprediksi juara dunia. “Balapan pertama, kedua, atau ketiga hanya memberi gambaran awal. Kita akan lihat saat kembali ke Eropa,” ujarnya. Doohan menekankan bahwa tur Eropa akan menjadi penentu sejauh mana konsistensi Aprilia dan apakah Ducati mampu bangkit.

Pertanyaan tentang Ducati