Ia juga menyoroti faktor perilaku pengendara yang kerap menjadi penyebab kecelakaan. “Kalau sudah buru-buru, biasanya jadi tidak fokus saat di jalan,” ujarnya.
Meski menyoroti Bundaran Palam, imbauan tersebut berlaku di seluruh ruas jalan. “Kami minta di mana pun berada tetap berhati-hati dan utamakan keselamatan,” ingatnya kembali.
Terkait kemungkinan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut, pihak kepolisian menyebut masih dalam tahap pembahasan melalui forum lalu lintas bersama instansi terkait.
“Kita harus duduk bersama dalam forum lalu lintas untuk membahas apakah perlu penutupan atau penambahan rambu. Itu masih kita kaji,” paparnya.
Ia menambahkan, kawasan yang tergolong rawan atau troublespot menjadi perhatian rutin dalam pembahasan lintas instansi.
“Daerah-daerah yang menjadi titik rawan kecelakaan selalu menjadi pokok pembahasan kami,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Andi Akbar







