“Saat ini kami masih melakukan patroli, belum mendirikan posko karena memang status kita masih normal,” katanya.
Pemantauan difokuskan pada tinggi muka air di lahan gambut sebagai upaya pencegahan dini.
“Terakhir tinggi muka air masih sekitar 30 sampai 40 centimeter, artinya masih cukup membasahi daerah gambut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, apabila tinggi muka air mengalami penurunan, pihaknya akan berkoordinasi untuk melakukan pembasahan.
“Apabila nanti tinggi muka air menurun, kami akan koordinasi untuk pembukaan pintu air agar bisa membasahi daerah gambut,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi lahan gambut sangat bergantung pada ketersediaan air.
“Apabila kanalnya kering, artinya daerah gambut juga kering,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi dampak kemarau dengan menyiapkan cadangan air serta menghemat penggunaannya.
“Kami harapkan masyarakat menyiapkan penyimpanan air lebih dini dan melakukan penghematan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







