Selain itu, pada Februari 2026 juga telah dilaksanakan sejumlah bimbingan teknis bagi tenaga kerja konstruksi kualifikasi ahli, meliputi kode etik profesi arsitek serta pengembangan keprofesian arsitek (PKA) tingkat 1 dan 2, dengan total peserta mencapai 105 orang.
“Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja di bidang arsitektur,” ujarnya.
Melalui kegiatan sertifikasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuan, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan, sehingga mampu berkontribusi dalam perencanaan dan perancangan sektor jasa konstruksi yang menghasilkan infrastruktur berkualitas dan laik fungsi.
Di akhir kegiatan, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para koordinator, asesor, dan seluruh peserta atas partisipasi aktif, serta kepada IAI dan LSP yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Ke depan, sinergi dan kerja sama antar pihak diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pengembangan sumber daya manusia konstruksi yang kompeten dan berdaya saing di Kalimantan Selatan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)
Editor Restu







