“Memang plastik ada kenaikan secara nasional sehingga menjadi persoalan bagi pedagang. Secara otoritas, plastik ditentukan harga pasar dan pabrik pengolahan plastik ada di Pulau Jawa saja,” ujar Khairul Rijal saat dikonfirmasi Wartabanjar.com melalui WhatsApp.
Ia menambahkan, sebagai daerah penerima, harga di Tanah Laut sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah yang mengikuti harga pasar nasional.
“Jadi harga untuk kita tergantung pasokan dari luar yang notabene sesuai harga pasar. Semoga pemerintah pusat bisa segera mengambil langkah dan saat ini menjadi pembahasan nasional juga,” tambahnya.
Menyikapi kondisi yang berat ini, Kadiskopdag mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan langkah efisiensi sementara waktu sambil menunggu kebijakan dari pusat.
“Untuk sementara kita harus berhemat dulu dalam penggunaan plastik dan mengimbau kepada konsumen lebih bijak dalam menghadapi kondisi ini,” pesannya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







