Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pondok pesantren memegang posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul secara intelektual sekaligus kokoh secara spiritual.
Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat rampungnya pembangunan ini agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.
Dengan bertambahnya kapasitas sarana ini, Ponpes Al Mubarok diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan karakter yang mulia.
Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Pimpinan Ponpes Al Mubarok KH. Khairus Sadi, Ketua Yayasan H. Marliansyah, jajaran ahli waris almarhum KH. Askani, hingga Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut.
Tampak pula unsur Forkopimcam, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Tanah Laut, serta para ustadz dan wali santri yang turut menyaksikan momen bersejarah ini. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







