Pegawai Pemkab HST Wajib Bawa Tumbler, DLH Terapkan Gerakan No Plastic

Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Berdasarkan data DLH HST, total timbulan sampah di wilayah tersebut mencapai sekitar 135 ton per hari. Dari jumlah itu, komposisi terbesar berasal dari sampah organik sekitar 66,44 ton per hari, disusul sampah plastik sebesar 22,35 ton per hari.

Tingginya angka sampah plastik tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya perubahan kebiasaan, termasuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, upaya pengelolaan lingkungan di HST juga mendapat apresiasi. Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi salah satu daerah penerima sertifikat menuju kabupaten bersih yang diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.

DLH HST berharap, gerakan sederhana seperti penggunaan tumbler ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik secara berkelanjutan. (wartabanjar.com/Adew/*)

Editor Restu