Senada, Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, melihat konsep kegiatan yang menggabungkan berbagai program dalam satu ruang sebagai pendekatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Menurutnya, kehadiran job fair memberi akses bagi pencari kerja, sementara pasar murah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menjelaskan bahwa pelaksanaan Aksi Inovasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga Forkopimda, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor.
Ia juga menyebutkan partisipasi daerah lain di Kalimantan Selatan serta keterlibatan seluruh kecamatan di Tanah Bumbu menjadi nilai tambah dalam memperluas jejaring promosi produk unggulan daerah.
Selain kegiatan ekonomi, rangkaian Aksi Inovasi turut diisi layanan publik, hiburan masyarakat, serta agenda keagamaan yang dirancang untuk menarik partisipasi lintas kalangan.
Dengan konsep yang mengedepankan kebersamaan dan pemberdayaan, Aksi Inovasi Tanbu 2026 tidak hanya menjadi bagian dari perayaan daerah, tetapi juga wadah penguatan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan. (Wartabanjar.com/Haidar)
Editor Restu







