Wabup Banjar Tekankan Perlindungan Anak, Dukung Pembatasan Gawai di Bawah 16 Tahun

“Kami sangat mendukung aturan ini. Langkah awal yang sudah dilakukan adalah berkoordinasi dengan dinas pendidikan, OPD terkait, serta mitra seperti forum anak untuk melakukan sosialisasi,” ucapnya.

Ia menegaskan, pembatasan penggunaan gawai bukan berarti pelarangan total, melainkan pengaturan agar anak lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi.

”Namun pembelajaran daring tidak akan terganggu karena pembatasan difokuskan pada akses terhadap platform yang tidak sesuai usia anak,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menggelar rapat koordinasi untuk merumuskan langkah konkret, termasuk pendampingan sekolah ramah anak serta edukasi kepada orang tua.

”Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan program Kabupaten Layak Anak (KLA) yang terus didorong oleh Pemkab Banjar,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Andi Akbar