Viral Protes Pedagang Harga Plastik Naik, ‘Mau Bungkus Pakai Daun?’

Dalam keterangan unggahan terlihat emoji yang memperlihatkan wajah merengut.

Sebelumnya Profesor praktik rantai pasokan di Universitas Syracuse, Patrick Penfield, mengatakan produk plastik sebagian besar terbuat dari minyak bumi yang saat ini mengalami lonjakan harga lebih dari 40 persen sejak dimulainya perang pada 28 Februari 2026.

Akibatnya, produk-produk seperti peralatan makan sekali pakai, botol minuman plastik, dan kantong sampah berpotensi mengalami kenaikan harga dalam dalam beberapa minggu ke depan.

Sayangnya, plastik digunakan di seluruh rantai pasokan, mulai dari pengemasan hingga manufaktur. Ini artinya sulit untuk menentukan secara pasti dari mana biaya tersebut berasal dalam harga akhir suatu produk.

“Ini adalah salah satu hal yang membuat Anda menggelengkan kepala di toko. Anda tidak tahu apakah harganya lebih mahal karena inflasi umum, kenaikan sewa, tetapi Anda membayar untuk ini,” kata profesor ekonomi di NYU Stern School of Business, Joseph Foudy, dilansir dari CNN.

(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor Restu