WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PDIP Said Abdullah menegaskan dunia internasional harus berani menghukum Israel atas serangan Markas UNIFIL. Tindakan tersebut merespons penyerangan tentara Israel ke Lebanon yang mengakibatkan delapan prajurit TNI menjadi korban dalam tugasnya.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyatakan tiga prajurit meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka serius. Beliau menilai aksi penyerangan pasukan perdamaian PBB menunjukkan Israel merasa berdiri di atas hukum internasional saat melakukan agresi.
Said Abdullah mengungkapkan tentara Israel telah melakukan serangan sebanyak dua puluh lima kali terhadap properti pasukan penjaga perdamaian. Kejadian tragis berulang tersebut seolah mendapatkan impunitas seperti halnya saat Israel melakukan kejahatan kemanusiaan di Gaza wilayah Palestina.
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara penyambutan serta serah terima jenazah kepada pihak keluarga di Bandara Soekarno-Hatta. Sebanyak lima ratus tiga puluh anggota TNI dari semua matra mengikuti upacara kemiliteran di Apron VIP Terminal Tiga.
Jenazah Mayor Inf Anm Zulmi Aditya Iskandar kemudian diterbangkan menuju Bandung untuk dimakamkan pada Taman Makam Pahlawan Cikutra. Sementara Serka Anm M Nur Ichwan serta Kopda Anm Farizal Rhomadon akan dipulangkan menuju Magelang dan juga Kulonprogo. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar













