WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Kalimantan Selatan menggelar penanaman padi perdana di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (02/04/2026).

Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Rutan Kelas IIB Pelaihari dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Langkah ini dipuji sebagai bentuk implementasi langsung dari program prioritas Pemerintah Pusat.

​Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Tala, Achmad Taufik, menyebutkan bahwa inisiatif ini sangat krusial bagi daerah. "Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam penguatan cadangan ketahanan pangan nasional," tegasnya.

Baca Juga Bayi 7 Hari Tewas Dibanting di HST, Bubut Divonis 14 Tahun Penjara

Kakanwil Ditjenpas Kalsel, Mulyadi, mengungkapkan bahwa dari total 20 hektare lahan yang tersedia, saat ini baru sebagian kecil yang mulai digarap secara intensif.

​"Kita memiliki 10 hektar yang dihibahkan dan 10 hektar pinjam pakai. Tapi yang baru kita fungsikan saat ini baru 4 hektar. Nah, setelah itu kami langsung ke Rutan Pelaihari, rencana kita akan panen jagung hari ini," jelas Mulyadi.

Lebih lanjut, Mulyadi memaparkan bahwa proyek di Tanah Laut ini menjadi keunggulan tersendiri dibanding daerah lain di Kalimantan Selatan.

​"Kebetulan di Kalimantan Selatan penanaman padi perdana hanya di sini, di Kabupaten Tanah Laut.
Di tempat lain hanya ya di sarana asimilasi edukasi, biasanya kita nanam terong, terus kemudian sayuran hidroponik, buah-buahan seperti melon. Nah, itu di lapas dan rutan lain," tambahnya.

​Mengenai hasil panen nantinya, Mulyadi memastikan bahwa padi tersebut akan diintegrasikan dengan ekonomi lokal.

"Panen kita jual, ya. Kita kerja sama dengan pihak kabupaten, dengan pihak kelompok tani yang ada di sini. Jadi nanti kita serahkan semuanya di kelompok tani yang ada di sini," pungkasnya.

​Kegiatan ditutup dengan prosesi tanam perdana dan harapan besar agar sinergi antara Pemkab Tala dan instansi vertikal terus terjalin demi keberlanjutan produksi pangan daerah.(Wartabanjar.com/Gazali/*)

Editor Restu