DPR Dukung Guru Tetap Tatap Muka Demi Mutu Pendidikan

Lebih lanjut, ia mendorong adanya optimalisasi sarana dan prasarana sekolah, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan juga dinilai mendesak agar proses belajar mengajar tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Meski administrasi mulai beralih ke sistem digital untuk efisiensi, proses inti pendidikan diharapkan tetap berjalan secara konvensional demi hasil yang maksimal.

Dukungan DPR ini juga diselaraskan dengan visi pembangunan sumber daya manusia yang tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto. Sebagai informasi, pemerintah memang telah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Namun, khusus untuk sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar tetap diwajibkan berlangsung tatap muka secara penuh selama lima hari kerja tanpa adanya pembatasan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar