Skuat Laskar Antasari sejatinya sudah bisa unggul lebih awal di laga melawan Persiku Kudus. Mereka mampu memanfaatkan skema bola mati pada menit ke-73 melalui kontribusi Rizky Rizaldi Pora.
Namun keunggulan tersebut tidak bisa bertahan hingga Wasit Muhammad Iqballuddin meniup peluit panjang. Gol bunuh diri Renan da Silva Alves pada menit ke-90 membuyarkan raihan poin sempurna itu.
Asisten Pelatih Barito Putera Isnan Ali mengaui anak asuhnya lengah pada penghujung laga, sehingga tidak kuasa mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
“Ya, dari hasil, tentu kami sangat kecewa, karena dari awal kami memang ingin memenangkan pertandingan. Babak pertama kami ada lima peluang dan tidak terjadi gol,” jelas Isnan Ali.
“Babak kedua kami perbaiki dan terus mencoba lagi untuk mecari peluag dan kami bisa menghasilkan gol dari bola mati oleh Rizky Pora. Terus, kami coba lagi, tapi kecolongan dan lengah dalam penjagaan lawan,” tandasnya. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







