​Transparansi kesehatan ini juga didukung dengan sistem digital. Setelah pemeriksaan usai, para personel tidak lagi meraba-raba kondisi fisik mereka karena akan menerima rapor kesehatan digital langsung dari Kementerian Kesehatan melalui pesan WhatsApp untuk pemantauan mandiri secara berkala.(Wartabanjar/Gazali)

Editor: Andi Akbar