WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Saras Desch menyebut dirinya ibu rumah tangga tanpa latar belakang sepak bola sebelum mendirikan Borussia Academy Indonesia tahun.
Perkenalannya dimulai saat mengantar putranya berlatih sejak usia enam tahun hingga rutin menunggu dan mengamati latihan setiap hari.
Ia menyatakan ketertarikan tumbuh dari kebiasaan hingga memahami dinamika sepak bola melalui interaksi dengan pelatih dan manajemen klub.
Borussia Academy Indonesia berdiri pada 2023 dan telah mengirim sejumlah pemain muda untuk berlatih di Borussia Mönchengladbach Jerman.
Melalui kanal YouTube Bicara Bola Saras Desch mengungkapkan awal pendirian akademi berangkat dari pengalaman pribadi sebagai orang tua.
Ia menilai peran orang tua penting karena melibatkan waktu tenaga dan pikiran mendukung perkembangan anak di sepak bola.
Menurut Saras rutinitas mengantar dan menunggu latihan memunculkan harapan kekhawatiran serta kebanggaan memikirkan peluang dan tantangan ke depan.
Ia menjelaskan pertemuan dengan Borussia Mönchengladbach terjadi pada ajang Bundesliga lalu dilakukan pendekatan sekitar satu tahun hingga sepakat.
Saras mengakui memiliki latar belakang sepak bola namun jaringan dengan komunitas Jerman membantu komunikasi dan realisasi pendirian akademi.
Akademi menargetkan pembinaan usia dini berkelanjutan serta membuka jalur pelatihan ke Jerman dengan kurikulum modern terukur dan terstandar. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







