Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana) HST, kebakaran ini berdampak pada empat kepala keluarga dengan total 14 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan yang terdiri dari BPK Balakar 654 Murakata, BPBD HST, Tagana, Satpol PP dan Damkar, TNI/Polri, PLN, serta masyarakat setempat yang berjibaku di lokasi kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan berbahan mudah terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama, sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, petugas, dan masyarakat dalam menghadapi bencana.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad







