WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga antara Timnas Indonesia melawan Timnas Saint Kitts & Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 menghadirkan perbedaan mencolok, khususnya dari segi nilai pasar pemain.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada Jumat (27/3) pukul 20.00 WIB. Dalam rangkaian turnamen tersebut, laga lain mempertemukan Bulgaria kontra Kepulauan Salomon.

Pemenang dari masing-masing pertandingan akan saling berhadapan di partai final, sementara tim yang kalah akan bertanding memperebutkan posisi ketiga.

Perbandingan Nilai Pasar

Berdasarkan data Transfermarkt, total nilai pasar skuad Timnas Indonesia mencapai 30,8 juta Euro atau sekitar Rp603 miliar. Angka ini jauh melampaui Saint Kitts & Nevis yang hanya memiliki nilai pasar sekitar 575 ribu Euro atau setara Rp11 miliar.

Selisih tersebut menunjukkan gap kualitas dan pengalaman pemain yang cukup signifikan antara kedua tim.

Pemain Termahal Kedua Tim

Di kubu Indonesia, pemain dengan nilai pasar tertinggi adalah Jay Idzes. Bek yang bermain di klub US Sassuolo itu memiliki nilai pasar mencapai 10 juta Euro (sekitar Rp195 miliar).

Sementara itu, dari pihak Saint Kitts & Nevis, pemain termahal adalah Tyrese Shade yang memperkuat Burton Albion, dengan nilai pasar sekitar 225 ribu Euro atau Rp4,3 miliar.

Komposisi Pemain

Mayoritas pemain Saint Kitts & Nevis berkarier di kompetisi kasta bawah Inggris, yakni divisi ketiga hingga kelima. Bahkan, banyak di antaranya lahir dan besar di Inggris.

Sebaliknya, skuad Timnas Indonesia diisi sejumlah pemain yang merumput di kompetisi Eropa. Selain Jay Idzes, terdapat nama-nama seperti Emil Audero yang bermain di US Cremonese, Maarten Paes, Calvin Verdonk yang bermain di LOSC Lille, hingga Ole Romeny yang memperkuat Oxford United.

Dengan perbedaan nilai pasar yang sangat jauh, Timnas Indonesia jelas lebih diunggulkan. Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan di lapangan saat kedua tim saling berhadapan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad