3 Pemuda di Bati-Bati Diamankan Polisi usai Nekat Perang Petasan

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Malam Idul Fitri di Bati-Bati diwarnai ketegangan akibat aksi sekelompok pemuda yang menyalakan kembang api secara berbahaya.

Polsek Bati-Bati bergerak cepat mengamankan situasi demi kenyamanan warga, Pelaihari, Senin 23 Maret 2026.

Kapolsek Bati-Bati memimpin langsung pengamanan mulai pukul 20.00 WITA. Personel disiagakan di titik keramaian, terutama di depan Kantor Camat, untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama malam Idul Fitri.

Ketegangan muncul pukul 22.00 WITA saat terjadi aksi perang kembang api di Jalan A. Yani, Desa Ujung. Petugas segera menuju lokasi untuk menertibkan kerumunan anak muda dari luar kecamatan yang berkumpul di sana.

Polisi mengamankan Muhammad Nor Irawan serta dua pemuda lain, M. Zainuri Rifky dan Yadi. Mereka kedapatan mengarahkan kembang api ke arah bawah yang sangat berisiko melukai warga di lokasi tersebut.

Ketiga pemuda tersebut dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan pembinaan dan pendataan. Pada pukul 01.00 WITA, mereka diwajibkan membuat surat pernyataan di hadapan orang tua agar tidak mengulangi perbuatan berbahaya itu lagi.

Hingga pukul 08.00 WITA, situasi Bati-Bati dilaporkan aman tanpa ada korban luka maupun perkelahian. Kehadiran polisi di lapangan memastikan masyarakat dapat merayakan lebaran dengan penuh kedamaian dan khidmat.

Mengenai kesigapan petugas di lapangan, Kepala Desa Ujung, H. Andi, SE menyatakan apresiasinya.