“Melalui kegiatan ini kita tidak hanya menyemarakkan Idulfitri, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Di balik kemeriahan tahun ini yang menyiapkan total hadiah Rp90 juta, Bupati Rahmat Trianto sudah memiliki visi besar untuk penyelenggaraan tahun depan.
Ia berencana menyiapkan skema bantuan atau subsidi bagi masjid-masjid agar kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang warga untuk ikut serta.
“Tahun depan, kami mengharapkan kemeriahan yang lebih lagi. InsyaAllah akan ada bantuan subsidi agar memicu masjid-masjid lain untuk ikut serta dalam kegiatan Pawai Gema Takbir ini,” ungkap H. Rahmat Trianto dalam sesi wawancara.
Bupati juga memberikan catatan penting terkait peran sektor swasta. Meski tahun ini keterlibatan perusahaan belum maksimal karena faktor cuti Lebaran, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus merangkul pihak luar pada agenda keagamaan berikutnya.
“Kami berharap pada kegiatan 1 Muharram nanti, perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tanah Laut, termasuk Pusda, dapat ikut serta meramaikan kegiatan tablik seperti ini,” tambahnya.
Melengkapi daftar juara tahun ini, gelar Harapan 1 hingga 3 pada kategori umum diraih oleh Tri Tunggal Budoyo, Mushola Safinatul Jannah, dan Ar-Riyadh Bati-Bati.
Sedangkan di kategori SKPD, posisi harapan diraih oleh Badan Kesbangpol, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kecamatan Pelaihari. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







