“Ini bukan hanya tugas umara, tetapi juga ulama. Kita duduk bersama, bersilaturahmi, dan memecahkan persoalan keagamaan dan kebangsaan. Inilah hasil maksimal yang bisa kita capai bersama,” jelasnya.
Menag juga mengajak seluruh umat Islam untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh.
“Bagi yang berbeda dengan keputusan pemerintah, jangan sampai ada jarak di antara kita. Kita semua adalah bagian dari umat Islam dan warga bangsa yang sama,” tambahnya.
(Wartabanjar.com/MUI)
Editor Restu







