Setelah melalui proses banding selama lebih dari satu bulan, CAF akhirnya membatalkan hasil pertandingan sebelumnya dan menetapkan skor resmi 3-0 untuk kemenangan Maroko.
Keputusan ini sekaligus menjadikan Maroko sebagai juara baru AFCON 2025, menggantikan Senegal yang sebelumnya sempat merayakan gelar tersebut.
Meski demikian, pihak Senegal dikabarkan tidak menerima keputusan tersebut dan berencana mengajukan banding lanjutan ke Court of Arbitration for Sport (CAS).
Kontroversi ini menjadi salah satu yang paling mengejutkan dalam sejarah Piala Afrika, mengingat hasil final diubah setelah pertandingan selesai dan trofi sempat diserahkan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







