Lampu Kuning Inflasi Nasional, Tanah Laut Pasang Kuda-kuda Amankan Stok Pangan Jelang Lebaran

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Ancaman lonjakan harga komoditas pokok di tengah tren kenaikan inflasi nasional memicu langkah sigap dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Menanggapi situasi yang mulai memanas, jajaran Pemkab mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual dari Gedung Barakat, Pelaihari, Senin (16/3/2026).

Langkah ini menjadi krusial mengingat tekanan ekonomi yang kian terasa di tingkat daerah.

Mewakili Penjabat Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Laut, Masturi S. STP, hadir bersama unsur Forkopimda serta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menyusun strategi taktis di lapangan.

Kondisi ekonomi makro saat ini memang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan karena telah melampaui batas aman yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Inflasi tahunan tercatat 4,76 persen dan inflasi bulanan 0,63 persen, melampaui target nasional 1,5-3,5 persen sehingga diperlukan langkah konkret dan sinergi lintas sektor,” tegas Menteri Dalam Negeri dalam arahannya.

Pemicu utama gejolak harga ini didominasi oleh komoditas pangan seperti cabai rawit, telur, serta daging ayam ras.

Hal ini diperparah oleh kendala distribusi dan lonjakan konsumsi masyarakat yang rutin terjadi setiap memasuki momentum Ramadan dan Idul Fitri.