“Kami telah melaksanakan perjanjian kerja sama dengan sembilan pondok pesantren di Tabalong untuk mendukung program ini,” katanya.
Tidak hanya itu, Pemkab Tabalong juga menjajaki kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri untuk membuka peluang bagi generasi muda Tabalong menempuh pendidikan agama.
“Dua minggu lalu kami juga melakukan penjajakan kerja sama dengan Universitas Al Azhar Mesir dan universitas di Yaman untuk mengutus putra-putri Tabalong melanjutkan pendidikan di sana,” tambahnya.
Selain program pendidikan, pemerintah daerah juga memberikan dukungan terhadap rumah ibadah di Tabalong, salah satunya dengan menggratiskan biaya listrik bagi langgar dan musala yang dibiayai melalui anggaran pemerintah daerah.
“Ada lebih dari 600 langgar dan musala di Tabalong. Listriknya kami gratiskan, dan para kaumnya juga kami berikan insentif setiap bulan,” ungkap Bupati Fani.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap penguatan nilai keagamaan dapat terus berkembang di tengah masyarakat sekaligus memperkuat karakter religius daerah.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad







