Arsenal Dituding Main ‘Haramball’ Usai Tekuk Brighton, Premier League Diminta Perketat Aturan

WARTABANJAR.COM – Arsenal menuai sorotan setelah meraih kemenangan tipis atas Brighton & Hove Albion pada pekan ke-30 Premier League 2026. Gaya permainan yang dianggap terlalu defensif bahkan disebut sebagai “haramball” dan memicu kritik dari kubu lawan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Amex Stadium, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB, Arsenal berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas tuan rumah Brighton.

Meski berhasil membawa pulang tiga poin, cara bermain tim asuhan Mikel Arteta menuai kontroversi. Setelah unggul, Arsenal lebih banyak bertahan dan dianggap kerap melakukan time wasting untuk menjaga keunggulan hingga laga berakhir.

Secara statistik, Arsenal memang kalah dominan dibanding Brighton. The Gunners hanya mencatatkan 4 tembakan dengan 2 mengarah ke gawang serta menguasai bola sekitar 42 persen.

Sebaliknya, Brighton tampil lebih agresif dengan 13 tembakan (3 on target) dan menguasai 58 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan.

Manajer Brighton Fabian Hurzeler mengaku kesal dengan gaya bermain Arsenal yang dinilainya tidak benar-benar berniat bermain terbuka. Ia bahkan mendesak Premier League untuk mempertimbangkan perubahan aturan guna meminimalkan taktik buang-buang waktu.

“Saya ingin bertanya, apakah Anda pernah melihat kiper terjatuh tiga kali dalam satu pertandingan Premier League? Hal seperti ini sulit dikendalikan, karena itu liga harus membuat aturan,” ujar Hurzeler seperti dikutip dari The Guardian.