“Kita memiliki kesempatan luar biasa untuk tidak membiarkan ini berlalu begitu saja dan terus berjuang melawan momok rasisme ini. Yang benar-benar penting adalah melawan tindakan seperti yang kita saksikan beberapa hari yang lalu. Ini adalah situasi yang tidak dapat ditoleransi yang tidak ingin kita lihat terjadi lagi. Tidak ada, sama sekali tidak ada, yang membenarkan tindakan rasis,” tegasnya.
Vinicius Jr bukan provokator
Arbeloa juga menghargai keputusan Vinicius Jr untuk tetap melanjutkan pertandingan. Saat insiden terjadi, wasit sempat menghentikan laga sebagai bagian dari protokol anti-rasisme.
“Itu adalah keputusan Vini untuk kembali ke lapangan dan terus bermain. Jika dia memutuskan untuk tidak melanjutkan bermain, kita semua akan meninggalkan lapangan satu per satu,” ujarnya.
Menanggapi kritik yang menyebut Vinicius melakukan provokasi lewat selebrasi golnya, Arbeloa menilai hal tersebut tidak berdasar.
“Saya tidak suka mengomentari pendapat siapa pun. Setiap orang bebas memiliki pendapatnya sendiri. Vini mencetak gol fantastis dan merayakannya dengan cara yang telah saya lihat ratusan kali sepanjang sejarah. Kita tidak bisa menggambarkan korban sebagai provokator,” katanya.
“Tidak ada yang dilakukan Vini di lapangan sepak bola yang membenarkan tindakan rasis,” pungkas Arbeloa.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







