Real Madrid Dibayangi Rekor Buruk Jelang Laga Penentuan vs Bayern Munich
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Real Madrid menghadapi misi berat saat bertandang ke Allianz Arena melawan Bayern Munich pada leg kedua perempatfinal Liga Champions 2026. Los Blancos harus menang dengan selisih dua gol untuk lolos langsung ke semifinal, sementara rekor buruk mereka dalam comeback menjadi bayang-bayang.
Real Madrid datang ke Munich dengan beban kekalahan 1-2 di Santiago Bernabeu pada leg pertama. Untuk lolos langsung ke semifinal, El Real wajib menang dengan selisih dua gol. Jika hanya unggul satu gol, laga akan berlanjut ke perpanjangan waktu dan berpotensi adu penalti.
Statistik UEFA mencatat bahwa Madrid hanya sekali berhasil lolos dari tujuh kesempatan ketika kalah di kandang sendiri pada leg pertama kompetisi Eropa. Satu-satunya keberhasilan itu terjadi saat menyingkirkan Wacker Innsbruck di Piala Winners 1970/71.
Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi tantangan besar ini. “Sejarah Real Madrid dibangun oleh pencapaian-pencapaian yang tampak mustahil. Kami siap bertarung untuk menambah bab lain dari kisah klub ini,” ujarnya.
Meski dihantui rekor buruk, Madrid memiliki modal positif. Mereka tidak terkalahkan dalam empat lawatan terakhir ke Bavaria di Liga Champions, dengan tiga kemenangan. Salah satunya adalah kemenangan bersejarah 4-0 atas Bayern di semifinal 2013/14, yang menjadi inspirasi bagi skuad saat ini.
Bayern Munich datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang di leg pertama. Dukungan penuh publik Allianz Arena akan menjadi kekuatan tambahan bagi tim asuhan Thomas Tuchel untuk mengunci tiket semifinal.
Pertandingan leg kedua akan berlangsung pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB di Allianz Arena. Duel ini diprediksi menjadi salah satu laga paling sengit di perempatfinal, dengan Madrid berusaha menulis sejarah comeback dan Bayern ingin memastikan dominasi mereka di Eropa. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar