James Cameron Melihat Ancaman Mengerikan bagi Industri Bioskop Bila Warner Bros Diakuisisi Netflix

“Menampilkan film di bioskop adalah bagian krusial dari visi kreatif saya. Saya sangat percaya pada layar lebar,” tegasnya.

Cameron juga menyoroti potensi dampak ekonomi yang lebih luas. Ia memperingatkan kemungkinan berkurangnya lapangan kerja di sektor distribusi film dan operasional bioskop jika orientasi industri bergeser sepenuhnya ke streaming.

Respons Netflix

Di sisi lain, pimpinan Netflix Ted Sarandos disebut telah menyatakan komitmen untuk tetap memberikan jendela tayang di bioskop selama minimal 45 hari sebelum film masuk ke layanan streaming. Namun, Cameron tetap menilai perlunya pengawasan ketat terhadap rencana akuisisi tersebut.

Ia juga disebut lebih terbuka terhadap kemungkinan akuisisi oleh pihak lain yang dinilai masih mempertahankan tradisi rilis bioskop secara kuat.

Kini, keputusan berada di tangan regulator Amerika Serikat yang akan menilai dampak persaingan usaha dan konsentrasi pasar jika kesepakatan tersebut benar terjadi.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad