“Alhamdulillah dengan adanya pasar murah ini bisa membantu warga membeli yang lebih murah, semoga nanti ada lagi,” katanya.
Pasar Murah yang dilaksanakan Dinas Perdagangan HST bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tersebut menyasar Desa Taras Padang, Teluk Mesjid, Tanah Habang, Telang, Abung, serta menjangkau wilayah Labuan Amas Utara, Batu Benawa, Batang Alai Timur, Pandawan hingga Barabai, dengan penutupan di Taman Dwi Warna Barabai.
Berbagai bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya minyak goreng Rp16.000 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, telur ayam Rp25.000 per kilogram, gas LPG Rp18.500 per tabung, serta beras SPHP lima kilogram Rp60.000 per sak.
Selain membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produknya. Risda Aulia menyebut pasar murah menjadi kesempatan agar produk masyarakat lebih dikenal.
“Kami menjualkan UMKM milik masyarakat agar lebih diminati dan dikenal,” ujarnya.
Didukung Perum Bulog, Pertamina, Dinas Pertanian HST, dan Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan, pasar murah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat menjelang bulan suci. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







