Upaya Serius Tekan Stunting! Pemkab HST Gandeng DWP Kalsel Edukasi Remaja, Catin, dan Ibu Hamil

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah daerah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus mengintensifkan pencegahan stunting dengan menyasar kelompok usia kunci sejak dini. Langkah ini difokuskan pada remaja, calon pengantin, serta ibu hamil sebagai fondasi terbentuknya generasi sehat dan berkualitas.

Melalui Dinas Sosial PPKB PPPA setempat, kegiatan Advokasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas digelar di Desa Panggung, Kecamatan Haruyan, Jumat (13/2/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi menekan risiko stunting melalui pendekatan edukatif yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diinisiasi DPPPAKB Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan, dengan sasaran utama remaja putri, calon pengantin, serta ibu hamil sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan keluarga.

Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin, menegaskan persoalan gizi remaja dan ibu hamil masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan sinergi lintas sektor. Menurutnya, penanganan tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan pemerintah daerah, perangkat SKPD, instansi vertikal, hingga mitra strategis lainnya.

Ia menilai Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas merupakan langkah nyata membangun kesadaran sejak dini, mulai dari edukasi pola hidup sehat, peningkatan pemahaman gizi, hingga pembiasaan perilaku preventif dalam kehidupan sehari-hari.

“Program ini perlu didukung bersama sesuai kapasitas masing-masing agar pelaksanaannya optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.