“Poin-poin ini harus diterjemahkan secara konkret di tingkat kecamatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD HST, Pahrijani, menekankan agar Musrenbang tidak berhenti pada tataran formalitas.
BACA JUGA: BI Resmi Buka Penukaran Uang Baru Hari ini! Akses pintar.bi.go.id Mulai 14.00 WIB, ini Tata Caranya
Menurutnya, forum ini harus melahirkan perencanaan yang realistis, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan riil warga desa.
Dengan mengedepankan dialog partisipatif dan penyusunan prioritas berbasis kebutuhan lapangan, Musrenbang Kecamatan Hantakan diharapkan menghasilkan program pembangunan 2027 yang lebih tajam, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







